sekembalinya teman-teman saya dari suatu lomba desain yang diadakan oleh universitas ternama di yogya minggu kemarin, saya mendapat cerita menarik (menurut saya..karena saya juga orang yang suka tertawa, tetapi bukan tertawa di atas penderitaan orang lhoo) tentang tukang palak..
Ketika itu, Icha ingin mengambil uang di ATM terdekat yang ada di pelataran parkir suatu bank..dua orang teman laki-lakinya yang notabene tergoda juga ingin mengambil uang, terbilang untuk berbelanja oleh-oleh dari Yogya..(kebiasaan pelancong pada umumnya)..beberapa orang temannya hanya menunggu mereka bertiga di dalam mobil..
Karena suhu udara yang memang terkenal panas dan tidak biasa bagi orang Bandung untuk melancong ke Yogya, (walaupun anak kuliahan dari bandung asalnya bukan juga dari bandung..hehe), akhirnya mereka bertiga langsung masuk ke dalam ATM..
kalau di beberapa tempat mungkin biasa melihat anak-anak seumuran SMA atau kuliah masuk bertiga ataupun lebih ke dalam ATM..walaupun jatuhnya hanya satu orang yang ingin mengambil uang..
tapi kejadian ini lain dari biasanya..terbilang nama dua orang yang menemani Icha itu dengan sebutan Fariz dan Wafa..di dalam ATM, mereka bergantian mengambil uang..
nah, sewaktu Icha yang berada di depan ATM-nya, kedua orang itu duduk-duduk lesehan di bawah..sekalian mengipas-ngipas udara dari AC dan menempelkan pantat di lantai keramik yang dingin juga memang lebih menyenangkan disbanding mengantri di luar ATM..
kala itu, antrian di ATM cukup panjang..berbekal penglihatan yang tajam dan hati yang cukup waspada, seorang ibu melihat pemandangan yang tidak biasa..akhirnya si ibu berjalan ke arah pos satpam dan melaporkan bahwa ada kejadian gawat di dalam ATM..PEMALAKAN tepatnya..hii..
seru!! Di luar dugaan, laporan si ibu terdengar oleh bapak-bapak yang ikut mengantri pula..wah2!! kontan, seorang bapak mengepal-ngepalkan tangannya di depan ATM.. Fariz dan Wafa agak bingung melihatnya, tetapi mereka hanya menanggapinya dengan lontaran pandangan yang biasa saja.. “mungkin tangan bapak itu pegal-pegal ya?”, pikir mereka..
menurut teman-teman yang lebih baik menunggu di mobil dan tidak memiliki kepentingan untuk mengambil uang pada waktu itu, kejadian di luar ATM terbilang cukup gawat..mereka menyadari bahwa nasib nyawa teman mereka dipertaruhkan dalam kejadian aneh ini..
akhirnya, wafa yang melihat satpam di luar mengacungkan jempol, kemudian tanpa piker panjang membalasnya dengan jempol lagi..apa yang dilihatnya, dipikirnya bahwa apa ATM-nya berjalan OK (karena mereka cukup lama juga di dalam ATM-ya iyalah bertiga)..
selebihnya mereka bernasib baik sampai keluar dari ATM..
nah, mengapa terjadi seperti itu??harap teman-teman perhatikan bahwa si Ibu melapor karena melihat Icha yang berkerudung, tampak seperti wanita yang baik-baik tetapi dikira sedang di bawah pengaruh hipnotis kedua orang yang bersamanya di dalam ATM..
lingkaran mata Fariz yang selalu hitam dan rambut ikalnya yang kusam..struktur muka Wafa yang memang terbilang keras dan tangguh seperti orang Sumatera kebanyakan dengan tubuh tinggi dan berkulit coklat agak tua (tapi dia asli Bekasi lho-tak tahu keturunan dari mana juga si..)..
ternyata penampilan kedua orang itu yang mengundang keanehan di dalam pikiran si Ibu hingga melapor kepada satpam..
saya tertawa dan tidak merasa bosan mendengar cerita ini masing-masing dari sudut pandang dua orang laki-laki pelaku itu+3 teman yang duduk di dalam mobil (Vina, Maya, dan Kakek)..hihiii..ga bosen-bosen ketawa demi mereka..sampai saya rela menulis ini di blog saya..
-maaf jika ada kata-kata yang tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya, walaupun berbekal cerita dari 5 sudut pandang-

3 responses so far ↓
dian novita // May 6, 2008 at 3:14 am |
fariz emg narkoba banget sih bi kemasannya..
mungkin krn itu die lgs botakin rambutnya..
hahahhha.. lucu bgt critanya..
achiewahana // May 9, 2008 at 3:27 am |
waktu baca ini aku baru aja sampai dikantor, n g tw kenapa perasaan males bgt (g tw knp tiap hari jum’at seperti ini) dri pada males mending liat blog n baca berita pas buka bolg kamu n baca cerita yang bisa bikin kuda ikutan meringis ini (klo kudanya bisa internetan) Huahahaha………………. sumpah!!!!!!! lucu banget!!!!
rubbynourma // May 9, 2008 at 8:07 am |
haha..ya gt, mungkin kenyataannya akan lebih mengundang tawa “nenek-nenek tanpa gigi”..
sebenarnya masih banyak yang ingin di-share, pasti kalian juga punya kan??
kebodohan-kebodohan yang tidak disengaja, yang bikin ketawa..